Rujukan Traveler - Di Surabaya, traveler bisa menjelajah kapal selam di tengah kota. Datang saja ke Monumen Kapal Selam dan lihat sendiri betapa megahnya.
Sebagai kota yang dijuluk Kota Pahlawan, Surabaya menyimpan begitu banyak bangunan ikonik peninggalan masa lalu yang bercerita perihal perjuangan rakyat Surabaya melawan penjajah. Tugu Pahlawan yang menjulang adalah salah satu di antaranya.
Inilah ikon utama Surabaya yang menggambarkan betapa gigihnya rakyat Surabaya mengusir para penjajah yang mencoba menguasai ibu pertiwi. Perjuangan mereka pun berujung pada tetap berdaulatnya negara bernama Indonesia.
Selain tugu yang kini menjadi identitas kota terbesar kedua di Indonesia itu, Surabaya masih punya lebih banyak lagi bangunan serupa. Salah satunya adalah Monumen Kapal Selam atau yang sering disebut Monkasel saja oleh warga di sana.
Saat mengunjungi Surabaya beberapa waktu yang lalu, saya pun menyempatkan diri untuk menyelam ilebih dalam monumen ini. Mulanya, tak ada hal istimewa saat langkah demi langkah saya memasuki area monumen ini. Pemandangan yang saya dapat tak lebih dari sebuah taman yang dikelilingi oleh pagar besi. Aroma heroik pelan-pelan mulai terasa manakala saya memasuki badan kapal. Semakin lama saya menengok isi kapal dengan seksama, semakin terbawa pada peristiwa masa silam ketika para pejuang berusaha mempertahankan negara ini.
Monumen Kapal Selam terletak di daerah Kaliasin, Genteng, Surabaya. Sekalipun sering disebut sebagai monumen, destinasi wisata yang sering dikunjungi anak-anak sekolah ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet pada tahun 1952.
Sedikit informasi tentang kapal selam ini, sejarah mencatat bahwa kapal selam ini dulu pernah dilibatkan operasi pembebasan Irian Barat dari pendudukan Belanda, yang dikenal dengan sebutan Pertempuran Laut Aru.
Beberapa tahun kemudian, kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia. Selain menampilkan sajian berupa bagian dalam dari sebuah kapal selam, di tempat ini juga terdapat sebuah tempat pemutaran film yang menampilkan proses peperangan yang terjadi di Laut Aru. Hanya saja, apabila pengunjung sedang banyak-banyaknya, maka kita harus bersabar menunggu giliran untuk bisa menyaksikan pemutaran film itu.
Sebelum memasuki bagian dalam kapal selam, pengunjung bisa meyaksikan betapa gagahnya kapal kebanggan Indonesa ini ketika memasuki area. Letak kapal yang agak tinggi disertai dominasi warna hijau, menjadikan kapal ini semakin perkasa.Hijaunya tanaman di sekitar kapal pun menambah sejuk suasana. Di luar kapal pun, pengunjung bisa belajar banyak hal tentanh sejarah kapal ini. Hal ini bisa dilihat di dinding pagar yang dihiasi lukisan yang menceritakan perjuangan rakyat Surabaya kala itu.
Penasaran dengan monumen ini? Datang saja ke Surabaya. Sebagaimana yang telah saya sampaikan sebelumnya, monumen ini selalu ramai dikunjungi oleh warga, terutama oleh anak-anak sekolah. Apalagi bila musim liburan sekolah sudah tiba. Oleh karena itu, bila ingin menyaksikan gagahnya kapal ini dengan seksama, ada baiknya bila berkunjung ke monumen ini tidak bertepatan dengan musim liburan anak sekolah. Pada musim liburan monumen ini sesak oleh anak-anak sekolah yang penasaran akan bagian dalam sebuah kapal selam. Ayo ke Surabaya! [Ohanami Travel]